Pasar Saham Tertekan Akibat Pernyataan The Fed

Indeks Wall Street ditutup melemah pada Rabu (24/9/2025) setelah pernyataan dari Jerome Powell, Chairman The Fed, memicu sentimen negatif, terutama di sektor teknologi AI. Powell mengindikasikan perlambatan ekonomi dan pasar tenaga kerja AS, dengan inflasi masih di atas target. Komentar mengenai risiko inflasi jika suku bunga dipangkas terlalu agresif mengurangi harapan penurunan lebih lanjut. Investor menantikan data PDB dan inflasi serta potensi government shutdown pada Oktober. Indeks Eropa bervariasi dengan penurunan signifikan Ifo Business Climate Jerman. US 10-year Bond Yield naik, harga emas stabil, dan minyak menguat.

  • Related Posts

    Informasi Terbaru Tentang UMR Jogja 2026

    UMR Jogja tahun 2026, atau dikenal sebagai UMK Jogja 2026, telah resmi ditetapkan bersama dengan UMK wilayah lainnya dan berlaku sejak 1 Januari. Pekerja dan pelaku usaha di lima kabupaten/kota…

    Demutualisasi BEI Membuka Peluang bagi Investor Asing

    Rosan Roeslani, CEO Danantara Indonesia, menyatakan bahwa setelah proses demutualisasi usai, investor asing berpotensi untuk menjadi pemegang saham di PT Bursa Efek Indonesia (BEI). Skema kepemilikan yang melibatkan entitas asing…