Rupiah Loyo ke Level Rp16.300 Tertekan Lonjakan Indeks Dolar AS

Nilai tukar (kurs) rupiah loyo ke level Rp16.300 karena tertekan lonjakan indeks dolar Amerika Serikat (AS) seiring data ekonomi negeri Paman Sam yang kian membaik.

Berdasarkan data transaksi antarbank hari ini, Jumat (25/72025), kurs rupiah dibuka melemah sebesar 0,16% atau 27 poin menjadi Rp16.322 per dolar AS dari sebelumnya Rp16.295 per dolar AS.

Sementara nilai tukar rupiah di pasar spot hari ini, dibuka melemah 0,23% di level Rp16.324 per dolar AS, dan terus merosot ke kisaran Rp16.335 per dolar AS.

Pelemahan rupiah terjadi seiring lonjakan indeks dolar AS yang menguat dan berlanjut pada perdagangan di kawasan Asia hari ini, dengan berada di kisaran 97,55.

Lonjakan indeks dolar terjadi, seiring rilis data ekonomi terbaru AS, yang menunjukkan penurunan klaim pengangguran, dan peningkatan Purchasing Managers Index (PMI).

Dampaknya, mayoritas mata uang Asia pada sesi perdagangan pagi ini melemah, antara lain Won Korea Selatan (-0,32%), Peso Filipina (-0,31%), Yen Jepang (-0,26%), Dolar Taiwan (-0,17%), Ringgit Malaysia dan dolar Singapura masing-masing (-0,12%), Baht Thailand (-0,08%), Yuan Tiongkok (-0,08%), dan dolar offshore (- 0,07%).

Untuk perdagangan hari ini, rupiah diperkirakan masih tertekan dan bergerak di kisaran Rp16.200 per dolar AS hingga Rp16.350 per dolar AS.

  • Related Posts

    Informasi Terbaru Tentang UMR Jogja 2026

    UMR Jogja tahun 2026, atau dikenal sebagai UMK Jogja 2026, telah resmi ditetapkan bersama dengan UMK wilayah lainnya dan berlaku sejak 1 Januari. Pekerja dan pelaku usaha di lima kabupaten/kota…

    Demutualisasi BEI Membuka Peluang bagi Investor Asing

    Rosan Roeslani, CEO Danantara Indonesia, menyatakan bahwa setelah proses demutualisasi usai, investor asing berpotensi untuk menjadi pemegang saham di PT Bursa Efek Indonesia (BEI). Skema kepemilikan yang melibatkan entitas asing…