Pengukuhan Wisma Danantara Sebagai Pusat Pengelolaan Aset

Pada Senin, 30 Juni 2025, Presiden Prabowo Subianto meresmikan Wisma Danantara Indonesia di Jakarta. Gedung ini akan menjadi kantor Badan Pengelola Investasi (BPI) Danantara Indonesia. Acara ditandai dengan pemotongan tumpeng, menandai babak baru dalam pengelolaan aset negara yang mencapai lebih dari US$ 1 triliun. Setelah peresmian, Prabowo mengadakan rapat dengan Wakil Presiden Gibran Rakabuming dan pejabat pemerintah lainnya. Sejak peluncurannya, Danantara telah menarik investasi senilai US$ 7 miliar dan diharapkan menerima pendanaan tambahan US$ 10 miliar dari luar negeri. Wisma Danantara bukan hanya kantor baru, tetapi juga simbol bagi ekonomi Indonesia menuju tahun 2045.

  • Related Posts

    Informasi Terbaru Tentang UMR Jogja 2026

    UMR Jogja tahun 2026, atau dikenal sebagai UMK Jogja 2026, telah resmi ditetapkan bersama dengan UMK wilayah lainnya dan berlaku sejak 1 Januari. Pekerja dan pelaku usaha di lima kabupaten/kota…

    Demutualisasi BEI Membuka Peluang bagi Investor Asing

    Rosan Roeslani, CEO Danantara Indonesia, menyatakan bahwa setelah proses demutualisasi usai, investor asing berpotensi untuk menjadi pemegang saham di PT Bursa Efek Indonesia (BEI). Skema kepemilikan yang melibatkan entitas asing…